Ketika Sampah ditinggal, dan bunga Edelweis Rinjani dibawa pulang :( #bawapula…

Ketika Sampah ditinggal, dan bunga Edelweis Rinjani dibawa pulang :( #bawapula…

[ad_1]
Ketika Sampah ditinggal, dan bunga Edelweis Rinjani dibawa pulang 🙁

#bawapulangsampahmu #rinjanibukantempatsampah #janganmerusakalam #janganpetikedelweisrinjani #janganpetikedelweis #mendakijanganmerusak













[ad_2]

Source

Share this post

Comments (25)

  • Varra Silvia Adinda Reply

    turun kmren bnyak yg petikin, rasanya mau nangis liatnya..

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Lalu Fabrizhio Rachman Reply

    Aah hal spele gt aja di umbar2

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Suyud Saputra Reply

    Salah satu teman saya yang ada di dalam postingan ini sudah minta maaf, dan yaa ini pelajaran buat masing2. Semoga ini menjadi pelajaran buat masing-masing.. Dan semoga berbesarnya hati teman saya ini meminta maaf bisa disusul oleh kawan-kawan kita yang lain

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Lo Ojik Reply

    Mohon maaf kemarin tg petik sedikit di sangkareang.belum tau maaf :((

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Nji Reply

    Maafkan 😥😢😢 semoga ini jadi pelajaran yang berharga. Bukankah Allah membiarkan kita melakukan kesalahan agar kita belajar dari kesalahan untuk menemuka yang benar? Maafkan 😥😢

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Wawan Larva Reply

    Niatnya biar kekinian,tapi kenyataannya malah keGOBLOKAN.
    Ini baru namanya para pecinta alam sejati 😂

    Eksis boleh,GOBLOK JANGAN!!!

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Ara Tasya Reply

    Sepertinya mereka harus mendengar prinsip petualang :

    -Jangan tinggalkan apapun kecuali jejak
    -Jangan ambil apapun kecuali gambar
    -Jangan bunuh apapun kecuali waktu.

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Raga Jenar Reply

    Pernah lihat sepanduk Tikus yang besar.

    Hanya dengan Maaf korupsi terampuni.
    Maaf gampang tapi tanggung jawab atas setiap kesalahanmu.
    Balek kalian ke rinjani, pungut sampah2 disana.

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Andi Azis Reply

    Betul, sepertinya kesadaran para pendaki (khususnya Pendaki Pemula) belum memiliki kesadaran untuk menjaga keasrian alam, selain memetik bunga sembarangan, yg menjadi perhatian miris juga tentang kesadaran membuang sampah, menebang pohon, biang Hajat sembarangan dan aksi Vandalisme coret2 sembarangan, yg paling mengelikan menulis kata Aktivis Pencinta Alam di bebatuan, lengkap dg nama anggotanya yg se RT, semoga kedepan kita semua lebih sadar lg. Salam Lestari !

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • NhopHitha Reply

    Kalau begitu.. Silahkan teman2 Yg bisa menyempatkan diri utk membuat papan peringatan keras utk tidak memetik bunga edelweis ini!! Atau dengan cara memberitahukan ke porter2 disana utk dapat membantu menegur dengan tegas oknum2 yg tidak bertanggung jawab seperti itu!!

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Eyu Febrian Reply

    Alam ini utk kita jaga dn lestarikan bukan utk di rusak dgn kegoisan ksnangan klian smua dn ksombongan. Baru aja sgitu mndaki sklian sudah renggut sbgian kindahan nya. Coba sampah nya kalian bwa pulang itulah pendaki sejati.

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Nova Lovendri Reply

    Petik bunga nggak jadi masalah, anak gunung buang sampah sembarangan yang jadi masalah, look at the beach, there is no rubbish, no shit

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Andrie Bucek Reply

    Belajarlah untuk menghargai.alam untuk di nikmati.bukan untuk di gerogoti.
    Alam akan menghargai sebagaimana kamu menghargainya,.
    Jika kamu menghargai alam dengan sampah maka alam juga mengganggapmu sampah.

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Yan YuLianss Reply

    “Itu cuma Bunga Bos” 😄😄
    Dan itu Kepala dipake buat Mikir Boss..bukan buat kantong Tai..😅😅
    ~Pendaki Alay~

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Lina Tahadi D'gEdoss Reply

    Ini pelakunya satu bang…

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Muhammad Gerry Arfanata Reply

    jangan mengambil apapun selain gambar, jangan meninggalkan apapun selain jejak, jangan membunuh apapun selain waktu

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Satria Aris Munandar Reply

    ini pendaki musiman, di saat musim daki ini banyak para pendaki bodoh yang tidak menggunakan akal dan pikiran yang di berikan allah,, harus ada sangsi tegas ni dari TNGR Sembalun atau senaru,,
    Makin banyak pedaki bodoh makin banyak juga dampak negatif yang akan di timbulkan

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Abdullah Mahfud Reply

    mesti segera ditindak pendaki seperti ini sebelum edelwies habis dicopot sama pendaki” alay tu :p

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Lalu Ahmad Muhlis Akbar Reply

    Viralkann… biar tenar tuh yg punya akun. Dan apa mereka itu tw yg namanya flora dlindungi??

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Kuro Ashi NO Sanji Reply

    dasar Sampah bisanya rusak alam Saja… Otak di kasi pinjam gak d pake…

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Atie Nounajingga Reply

    Setau sya bunga edelweiss gk boleh di petik itu bsa mmbuat bunga akan punah dkarnekan bunga itu langka.

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Rivaldo Chaniago Reply

    Jangan bunuh apapun kecuali waktu, jangan ambil apapaun kecuali gambar, dan jangan tinggalkan apapun kecuali jejak

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Galang Bayu Ramadhan Reply

    Tolol lo gaush naik gunung klo ngerusak mah, gunung untuk dinikmati bersama bukan main lu bwa pulang tu bunga buat kepentingan sendiri

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Samsul Hadi Reply

    Seharus nya ada ketegasan sebelum menaiki rinjani… jangan salahkan setelah terjadi.. jika itu selalu terulang… maka… akan seterus nya seperti ini. Pemerintahan setempat tolong dikordinasi

    November 22, 2017 at 6:29 pm
  • Subiyantoro Suparing Reply

    Untuk cewek cewek jangan mau digombalin dengan bunga edelweis. Kasih tau cowok kamu kesetiaan bukan ditunjukkan bunga edelweis tapi bunga deposito…😁😁

    November 22, 2017 at 6:29 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *